Search

Kisah Djakar, Penjual Buah Keliling Jalan Kaki Demi Hemat Ongkos: Tetap Dagang Saat Tak Laku - Tribun Jakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Terbiasa bekerja sejak kecil, membuat Djakar (78) tak betah bila harus berdiam diri di rumah.

Ia pun memutuskan tetap berdagang buah-buahan yang dibelinya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur setiap pagi.

Bermodalkan keranjang bambu dan alat pikul, bapak 5 anak ini berangkat dari rumahnya yang terletak di Jalan Manunggal XVII Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur sejak pukul 07.00 WIB.

Ketika sampai di Pasar Induk Kramat Jati, Djakar langsung menghampiri penjual buah langganannya.

"Kalau di sana sudah ada langganan. Jadi dari rumah bawa uang cuma Rp 150 ribu. Di situ dibeliin pepaya atau buah yang lagi musim. Kalau uang modalnya kurang, saya penjualnya boleh utang dulu, jadi bayarnya pas besok ke pasar lagi," jelasnya pada TribunJakarta.com, Senin (21/10/2019).

Setiap pembelian buah, ia mengatakan memerlukan waktu yang lumayan lama. Sebab ia harus memilih buah yang benar-benar baik dan rasanya manis agar tak mengecewakan pembeli.

Selanjutnya, buah-buah tersebut dimasukan ke dalam dua buah keranjang yang dibawanya tadi.

"Karena sekarang tenaganya sudah enggak banyak makanya habis dari pasar kelilingnya di sekitaran Kramat Jati aja. Kadang di Condet, Gedong atau Bulak Rantai," sambungnya.

Setiap harinya Djakar selalu berjualan di sekitaran lokasi tersebut menjelang siang hingga malam hari.

Let's block ads! (Why?)



"buah" - Google Berita
October 21, 2019 at 12:04PM
https://ift.tt/2Pbq4cV

Kisah Djakar, Penjual Buah Keliling Jalan Kaki Demi Hemat Ongkos: Tetap Dagang Saat Tak Laku - Tribun Jakarta
"buah" - Google Berita
https://ift.tt/2ZJsuGa

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Kisah Djakar, Penjual Buah Keliling Jalan Kaki Demi Hemat Ongkos: Tetap Dagang Saat Tak Laku - Tribun Jakarta"

Post a Comment

Powered by Blogger.